LAMPUNGNEWS.CO.ID- Bupati Lampung Timur (Lamtim), Hj Chusnunia Chalim, PhD meninjau langsung pusat-pusat pertanian di daerah itu. Bupati berharap masyarakat bisa mewujudkan swasembada pangan di Lamtim, menanam berbagai tanaman pangan yang menjadi kebutuhan pokok warga. Hal itu diungkapkan Hj Chusnunia ketika berkunjung ke lokasi panen raya cabai di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono, Lamtim pada Selasa, 7 Februari 2017.

“Kami berharap para petani tidak hanya bergantung pada satu atau dua jenis komoditas unggulan saja, melainkan mesti bervariasi yang tujuannya agar warga bisa memenuhi kebutuhan pokok terutama pangan dari tanamannya sendiri,” kata Mba Nuni, sapaan akrab Bupati Lamtim.

Central tanaman cabai yang dipelopori Gapoktan Harapanku Maju di Desa Bandar Agung itu didatangi rombongan pejabat Kabupaten Lamtim sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pada dunia pertanian. Di sisi lain, meninjau apakah mahalnya harga cabai di pasaran berdampak pada keuntungan langsung para petani di Lamtim.

Persoalan jenis tanaman, menurut Bupati yang hadir didamping Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim, M. Yusuf, Kadis Perindag, Sekretaris Dinas Pariwisata, Camat Bandar Sribawono, serta jajaran pejabat yang berkompeten di bidang pertanian meminta ada upaya warga menanam jenis pangan lain.

“Misalnya bawang merah, kebutuhan bawang merah ini cukup tinggi tapi selama ini kita datangkan dari luar, padahal Lamtim struktur tanahnya bisa juga ditanami bawang merah,” kata dia.

Persoalan semacam itulah yang ke depan, jelas Mba Nuni, mesti dicarikan solusi. “Intinya masyarakat Lamtim harus berdaulat dan swasembada pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan Mba Nuni, pemerintah akan membantu petani dengan berbagai program pemberdayaan. Terutama agar para petani tidak selalu dipermainkan harga pasar. Selain memberi ucapan selamat atas kejayaan para petani cabai yang mendapatkan harga tinggi saat ini, Mba Nuni juga meminta para petani tetap semangat dan terus berikhtiar meninggkatkan harkat dan martabat kaum tani. “Kalau sedang berjaya jangan lupa zakat,” kata dia sembari bercanda yang langsung disambut tawa para petani yang hadir.

Tidak berjarak dengan warga, Bupati Lamtim itu bahkan didaulat agar membuat sambal terasi yang sudah disiapkan untuk lauk santap siang bersama. Tanpa canggung, sebagai perempuan yang matang di dunia pesantren, Mba Nuni dengan telaten dan piawai mengulek dan memasukkan satu persatu bahan untuk membuat sambal terasi.

Hadirnya Sekretaris Dinas Pariwisata, bahkan diminta untuk berpikir bagaiman
a agar ke depan Lamtim juga menjadi destinasi wisatawan khususnya di bidang wisata pertanian. Sehingga Lamtim secara simultan dan integral saling menunjang untuk kemajuan bersama. “Yang tujuannya, warganya makmur serta sejahtera, para petani kita tidak selalu mengeluh harga jeblok ketika tiba musim panen,” pungkasnya. (rilis)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY