3148″,
enable_page_level_ads: true
});

LENSAPENANEWS.COM- Akibat dilaporkan karena diduga jadi makelar tanah di Lampung Tengah, anggota Marinir Piabung, Lampung, mengalami luka tembak. Salah satu korban teridentifikasi bernama Praka Imam W dari Batalion 9 Piabung. Dua anggota marinir yang lain yang ditembak

Danbrgif Marinir Piabung ketika menggelar acara serah terima anggota kehormatan marinir, beberapa waktu lalu.

jajaran Polres Lampung Tengah masih belum diketahui identitasnya.

Kepastian luka tembak itu, diakui Komandan Puspom TNI AL, Laksamana Pertama M. Richard. “Ya, benar tiga anggota kita yang tertembak,” kata dia, Selasa 17 Januari 2017.

Sayangnya Richard tak bisa menjelaskan lebih jauh. Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampungnews.co.id, kejadian bentrok antara anggota Polres Lampung Tengah dengan jajaran anggota Marinir Piabung itu karena laporan istri Imron bin Ilyasa, 44 tahun.

Imron yang diketahui sebagai mantan kepala kampung Rengas, yang tinggal di Jalan Brawijaya Gg. Pagar Alam Dusun 2 Pulo Kangkung, Rengas Kecamatan Bekri, Lampung Tengah itu dilaporkan diculik oleh lima orang anggota marinir. Mereka adalah Praka Widiyo, Praka Luwis Indarto, Mayor Sulaiman, Praka Imam W dan Abu Rahman, yang kemudian Imron diturunkan di tempat kejadian perkara (TKP) yaitu, Desa Mandah Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

Jajaran polisi yang mendapat laporan penculikan itu mengejar para tersangka, dan karena tak mengindahkan peringatan, para anggota marinir ditembak. “Waktu korban (Imron) dikembalikan kepada keluarganya, polisi bermaksud mengamankan orang yang menculik. Namun orang tersebut melawan dan mengaku dari marinir lalu melawan polisi. Merasa terancam polisi terpaksa melepaskan tembakan terhadap 3 orang yang mengaku marinir tersebut,” ujar anggota Polres Lampung Tengah yang ada di lokasi kejadian.

Beberapa sumber menjelaskan, korp marinir nyaris menyerang markas Polres Lampung Tengah. Beruntung, jajaran komandan di Brigif III Marinir Piabung dan Polda Lampung berhasil mencegahnya.

Saat ini, satu anggota yang tertembak atas nama Praka Imam, yang terkena peluru pada bagian pinggul sebelah kanan serta mengenai bagian tumit sebelah kiri. “Situasi sekarang sudah kondusif,” ujar Komandan Puspom TNI AL Laksamana Pertama M Richard, membantah rencana penyerbuan markas Polres Lampung Tengah. (asfi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY